Operasi Bedah Berdarah: Misteri Kematian Raja Majapahit

BAGIKAN:

Raja Jayanegara tewas bukan di medan perang, tapi di tangan tabibnya sendiri saat operasi bisul. Apakah ini dendam pribadi atau konspirasi Gajah Mada?

Gambar Kerajaan Majapahit

Kita sering mendengar kejayaan Majapahit di bawah Gajah Mada. Tapi sejarah jarang membahas "halaman berdarah" yang membuka jalan menuju kejayaan itu.

Halaman itu berisi kisah pembunuhan Raja Jayanegara.

Jayanegara adalah raja kedua Majapahit. Berbeda dengan ayahnya (Raden Wijaya) yang dihormati, Jayanegara sering disebut Kalagemet (jahat dan lemah). Ia dibenci karena perilakunya yang amoral, termasuk melarang adik-adik tirinya menikah karena ingin dinikahi sendiri.

Namun, ajal sang raja tidak datang di medan perang, melainkan di ujung pisau tabib kepercayaannya sendiri.

Dendam Sang Tabib Istana

Pelakunya bernama Ra Tanca. Dia bukan orang sembarangan. Dia adalah anggota Dharmaputra (pasukan elit pengawal raja) sekaligus tabib istana yang ahli pengobatan.

Gambar Suasana Dalam Kerajaan

Gambar 1. Ilustrasi Suasana Dalam Kerajaan
Kenapa dia nekat? Kitab Pararaton mencatat motif personal yang menyakitkan. Konon, Raja Jayanegara telah berbuat tidak senonoh terhadap istri Ra Tanca. Sebagai bawahan, Ra Tanca tidak bisa melawan secara terbuka. Ia memendam dendam itu dalam diam, menunggu momen yang tepat.

Momen itu datang saat sang Raja menderita bisul yang parah hingga tidak bisa berjalan.

Pisau Bedah yang Menjadi Belati

Tahun 1328, Ra Tanca dipanggil ke kamar tidur raja untuk membedah bisul itu. Hanya ada mereka berdua di dekat tempat tidur, sementara Gajah Mada (Komandan Bhayangkara) berjaga di luar atau di sudut ruangan.

Gambar Rencana Tabib

Gambar 2. Ilustrasi Rencana Tabib
Saat Ra Tanca meminta izin untuk mengiris bisul tersebut, kesempatan itu diambil. Alih-alih mengobati, Ra Tanca menusukkan pisau bedahnya langsung ke organ vital sang Raja.

Raja Jayanegara tewas seketika di atas peraduannya sendiri.

Gajah Mada Pahlawan atau Dalang?

Di sinilah letak misteri terbesarnya. Melihat Raja dibunuh, Gajah Mada langsung bertindak. Tanpa menangkap Ra Tanca untuk diinterogasi, Gajah Mada langsung menebas Ra Tanca hingga tewas di tempat saat itu juga.

Gambar Pembunuhan Tabib

Gambar 3. Ilustrasi Pembunuhan Tabib
Tindakan impulsif Gajah Mada ini menimbulkan tanda tanya besar bagi sejarawan modern:
      Apakah Gajah Mada murni marah karena rajanya dibunuh?
      Atau, apakah Gajah Mada sengaja "meminjam tangan" Ra Tanca untuk menyingkirkan raja yang dibenci rakyat, lalu membunuh Ra Tanca agar rahasia itu terkubur selamanya?
Faktanya, kematian Jayanegara justru menguntungkan kerajaan. Takhta kemudian jatuh ke tangan Tribhuwana Tunggadewi (adik raja), yang kemudian mengangkat Gajah Mada menjadi Mahapatih, dan dimulailah era keemasan Majapahit.

Kesimpulan

Sejarah ditulis oleh pemenang. Kita tidak akan pernah tahu apakah Ra Tanca bergerak sendiri atau ada "lampu hijau" dari para pejabat tinggi yang muak dengan Raja Jayanegara. Yang jelas, operasi bedah yang gagal itu adalah titik balik yang mengubah nasib Nusantara selamanya.


Credit Penulis :Titis Gambar Ilustrasi : Generate AI Referensi :
  • Kitab Pararaton - Bab Pemberontakan Dharmaputra.
  • Slamet Muljana - Menuju Puncak Kemegahan (Sejarah Kerajaan Majapahit).

Komentar

Nama

cerita hikmah,5,cerita nusantara,21,cerita para nabi,16,cerita rakyat,21,cerita sahabat,10,cerita sejarah dunia,16,kisah pembaca,6,
ltr
item
Al Kisah Media: Operasi Bedah Berdarah: Misteri Kematian Raja Majapahit
Operasi Bedah Berdarah: Misteri Kematian Raja Majapahit
Raja Jayanegara tewas bukan di medan perang, tapi di tangan tabibnya sendiri saat operasi bisul. Apakah ini dendam pribadi atau konspirasi Gajah Mada?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXshf9a9XiuC8q4LCWwRpd_CL-pGdFpboYw_nDfBB0l9SXaaih_fPXGFX7ypZi6Wuv7KomhrKBw6g-rG8h5j2CEGmWga21g881Ddmk5dbeLE6L1N-WWXpvHfx7WyghV97FHQyRKegc0T0DogpVYn5u9P8MJYPtHMdsyYObQYmohYAbmCJUt4xRUrojiBU/s1600-rw/Kerajaan-Majapahit.webp
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXshf9a9XiuC8q4LCWwRpd_CL-pGdFpboYw_nDfBB0l9SXaaih_fPXGFX7ypZi6Wuv7KomhrKBw6g-rG8h5j2CEGmWga21g881Ddmk5dbeLE6L1N-WWXpvHfx7WyghV97FHQyRKegc0T0DogpVYn5u9P8MJYPtHMdsyYObQYmohYAbmCJUt4xRUrojiBU/s72-c-rw/Kerajaan-Majapahit.webp
Al Kisah Media
https://www.alkisah.my.id/2026/01/operasi-bedah-berdarah-misteri-kematian-raja-majapahit.html
https://www.alkisah.my.id/
https://www.alkisah.my.id/
https://www.alkisah.my.id/2026/01/operasi-bedah-berdarah-misteri-kematian-raja-majapahit.html
true
21187299767068603
UTF-8
Tampilkan semua artikel Tidak ditemukan di semua artikel Lihat semua Selengkapnya Balas Batalkan balasan Delete Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat semua MUNGKIN KAMU SUKA LABEL ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang anda cari Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec sekarang 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan lalu Fans Follow INI ADALAH KNTEN PREMIUM STEP 1: Bagikan ke sosial media STEP 2: Klik link di sosial mediamu Copy semua code Blok semua code Semua kode telah dicopy di clipboard mu Jika kode/teks tidak bisa dicopy, gunakan tombol CTRL+C Daftar isi